Tommy Datam. S.kom

Selamat datang, selamat menikmati, Kami akan memberikan Informasi yang terpercaya dan tepat akuran, sehingga dapat memberikan manfaat bagi setiap orang yang membacanya.

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dalam hidup anda buatlah diri anda berharga bagi orang lain, kekayaan seseorang bukan di nilai dari harta yang dia miliki di dunia, tapi kekayaan seseorang dilihat dari seberapa besar berharganya diri kita untuk orang lain.

Selamat datang di blog ini, silakan menikmati informasi yang kami sajikan untuk anda silakan Klik Iklan di bawah ini
readbud - get paid to read and rate articles
Berita Terhangat ada disini
Tampilkan postingan dengan label Heboh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heboh. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Oktober 2010

Mbah Maridjan Dipastikan Meninggal Dunia



Liputan6.com, Yogyakarta: Petugas forensik Rumah Sakit Dokter Sardjito Yogyakarta memastikan Mbah Maridjan meninggal dunia. Jenazah Mbah Maridjan ditemukan meninggal dunia dalam kondisi sujud oleh Tim SAR gabungan di kediamannya, di Desa Cangkringan, Sleman, Yogyakarta yang berjarak 5 Kilometer dari Gunung Merapi.

Hingga Rabu (27/10) pagi Korban meninggal akibat erupsi Gunung Merapi yang berada di ruang forensi rumah sakit mencapai 25 orang.  Hingga kini tim forensik Rumah Sakit Dokter Sardjito masih mengidentifikasi seluruh jenazah korban Merapi. Menurut keterangan salah seorang petugas, banyak jenazah yang sulit identifikasi, karena tertutup abu dan hanus. Beberapa kerabat korban juga mulai berdatangan ke rumah sakit untuk mencari keluarganya. (ARI)



Dusun Mbah Marijan Hancur Luluh

Liputan6.com, Sleman: Hujan abu dari Gunung Merapi yang terjadi tadi malam menyapu habis seluruh dusun Kinahrejo, desa Umbul Harjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Desa yang menjadi tempat tinggal Mbah Marijan itu luluh lantak, tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan.

Tim Liputan6 SCTV yang Rabu pagi (27/10) mencoba menyusuri dusun ini, menemukan seluruh bangunan rumah penduduk hancur, hewan-hewan mati, tanaman-tanaman hangus. Udara terasa panas. Debu di jalanan setebal 10 cm yang terinjak kakipun masih terasa hangat.


Menurut informasi, kuatnya sapuan abu dan awan panas menyebabkan rumah Mbah Marijan, sang juru kunci Gunung Merapi itu, hancur dan bergeser posisinya. Sedikitnya
sepuluh orang ditemukan tewas di sekitar rumah itu.

Tim evakuasi yang terdiri dari aparat Polri, TNI, Satkrolak dan para relawan masih terus menyusuri dusun, menyisir rumah demi rumah yang hancur, untuk mencari jenazah korban. Diperkirakan masih ada puluhan jenazah yang tertimbun abu panas Gunung Merapi.


Seorang anggota satkorlak menyebutkan, sampai pukul 24:00 Selasa malam, sedikitnya ada 14 jenazah yang ditemukan, dan Rabu pagi tadi ada 2 jenazah lagi ditemukan.


Kondisi yang sama juga terlihat di desa Kali Adem. Desa ini juga luluh lantak terbakar abu vulkanik Merapi. Pemandangan yang ada adalah rumah-rumah yang hancur, hewan ternak yang mati dan pepohonan yang hangus.


Di Kali Adem, ketebalan abu mencapai 20 cm. Untungnya seluruh warga desa Kali Adem sudah diungsikan sebelum
Wedhus Gembel--sebutan untuk abu panas Gunung Merapi--menyerbu tadi malam.

Bencana ini tampaknya belum selesai. Hujan abu sampai pagi ini masih turun. Ada kemungkinan awan panas akan turun kembali mengingat sampai saat ini belum muncul titik api.



Wapres Harapkan Doa Mbah Maridjan

Sleman (ANTARA News) - Wakil Presiden Boediono meminta doa dan restu juru Kunci Gunung Merapi Ki Surakso Hargo atau Mbah Maridjan agar peningkatan aktivitas dan letusan Gunung Merapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Permintaan yang dengan nada bergurau tersebut disampaikan Boediono seusai mendengarkan paparan Bupati Sleman Sri Purnomo dan Kepala Badan Geologi Sukhyar terkait kesiapan upaya penanggulangan bencana Gunung Merapi di Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Sleman di Pakem, Sleman, Selasa.

"Jangan lupa minta doa dan restu kepada Mbah Maridjan," katanya.

Wakil Presiden mengatakan, masyarakat di lereng Gunung Merapi Kabupaten Sleman sudah cukup bagus dalam upaya antisipasi bencana letusan Gunung Merapi, tetapi masyarakat tetap harus lebih waspada karena jika menyimak dari paparan Kepala Badan Geologi yang menyebutkan energi di Gunung Merapi kali ini jauh lebih besar dari letusan sebelumnya.

"Saya pernah merasakan sendiri letusan Gunung Merapi pada 2006, 1997 dan 1994 yang menurut saya cukup besar, hingga jika kali ini energi Merapi lebih besar dari sebelumnya maka masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan," katanya.

Ia mengatakan, semua pihak tidak tahu kapan Gunung Merapi akan meletus, sehingga semua harus siap dengan risiko yang terburuk.

"Saya juga sependapat dengan paparan dari Bupati Sleman yang berupaya agar dalam upaya penanggulangan bencana ini `zero-zero` korban atau tidak ada korban manusia," katanya.

Menurut dia, evakuasi warga menjadi kunci utama dalam upaya penanggulangan bencana dengan target tidak ada korban jiwa.

"Evakuasi harus disiapkan dengan benar dan baik, sarana transportasi yang digunakan harus benar-benar dalam kondisi baik, jangan sampai saat digunakan dalam situasi mendesak justru macet atau kehabisan solar," katanya.



Senin, 25 Oktober 2010

Penampakan ‘Tuhan’ Terekam Google Street

Fenomena aneh dan langka berhasil direkam oleh Google Street View. Layanan pencitraan digital tersebut menangkap gambar yang diklaim sebagai penampakan Tuhan.

Gambar yang berbentuk bayang-bayang tersebut nampak menggantung di udara, tepat di sebuah danau di Quarten, Swiss. Pertama kali gambar 'Tuhan' ini dipublikasikan oleh blog bertajuk Gawker. Demikian yang dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (21/10).
Meskipun gambar yang ditemukan oleh blog Gawker diklaim sebagai Tuhan, namun banyak juga yang meyakini kalau gambar tersebut adalah hasil dari beberapa jenis distorsi cahaya atau flare lensa.
"Apakah bayangan itu seperti sesuatu pada lensa kamera atau memang ada penampakan Tuhan? Bisa jadi Tuhan itu merupakan sejenis kosmik metafisik," tulis sang empunya blog.
Tidak hanya sekali ini saja, Google Street View sempat menangkap banyak gambar aneh selama beberapa tahun terakhir. Sebagian besar telah melibatkan orang-orang yang nyata melakukan sesuatu yang tidak biasa, seperti tidur di selokan, penampakan Yesus, UFO berbentuk tang besar. Yang paling mengejutkan ini adalah penemuan terbaru dari mayat yang ditangkap oleh kamera Street View di Brasil.
Pada tahun 2006 spotters Google Earth melaporkan adanya penemuan mobil terbang di Perth dan tidak lama setelah itu, sebuah lanskap buatan manusia yang tidak biasa di daerah terpencil China ditemukan. Google sendiri menolak mengomentari penampakan Tuhan di danau Swiss itu.



Ular Berkepala Manusia Muncul Lagi


BOGOR - Ratusan warga Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Minggu siang di hebohkan dengan penemuan ular berkepala manusia yang ditangkap seorang dukun. Sebelumnya, isu serupa juga pernah heboh di Blitar, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Tidak percaya dengan adanya ular berkepala manusia yang dibawa sang dukun, warga pun melaporkan peristiwa ini kepada polisi. Untuk menghindari amuk massa, sang penangkap ular di bawa petugas untuk dimintai keterangan.

Ratusan warga terlihat berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah milik seorang warga di Kampung Dramaga Kalong. Hal ini dilakukan untuk menyaksikan dan memastikan kebenaran penemuan ular berkepala manusia yang ditangkap oleh seorang dukun yang datang bertamu ke kampung mereka.

Warga penasaran dengan ular berkepala manusia ini hingga banyak dari mereka yang ingin mneyaksikan dari dekat// Sejumlah warga mengaku tidak percaya dengan adanya mahluk aneh tersebut.

Pasalnya dari bentuk dan tanda-tanda lainnya ular tersebut merupakan ular yang sudah mati dan bagian kepalanya di ganti dengan satwa jenis burung yang kemudian di beri pengeras.

Kejadian tersebut berawal saat sang dukun bernama Nana warga Cirebon yang berkunjung ke rumah saudaranya di Kampung Drmaga Kalong dan menemukan salah seorang warga yang sedang sakit.

Karena diminta untuk megobatinya, nana akhirnya melakukan ritual pengobatan non medis dan langsung menemukan ular berkepala manusia di belakang rumah warga yang sedang sakit.

Saat ditanya, Nana mengaku ular berkepala manusia tersebut merupakan ular siluman yang sering menggangu warga. Nana mengaku menangkap ular tersebut dalam keadaan hidup dan langsung dimatikan dengan cara gaib.

Meski telah mengaku dengan berbagai cara, warga dan tokoh masyarakat tetap tidak mempercayai sang dukun hingga akhirnya melapor kepada polisi. Untuk menghindari amuk massa, petugas terpaksa membawa Nana ke Mapolsek Drmaga untuk di mintai keterangan.
(Endang Gunawan/Global/teb)



Alun-Alun Gresik Tempat Mangkal Kaum Gay


HAMPIR sebagian besar kaum gay Gresik sadar akan keberadaannya yang tetap dianggap ilegal. Termasuk juga dilarang agama.

Namun, mereka tidak bisa melawan kodrati tersebut. Karenanya mereka tetap menyalurkan hasratnya, kendati bersembunyi-sembunyi.

Nah, kelompok gay Gresik ternyata mempunyai lokasi-lokasi khusus untuk pertemuan. Paling menarik, mereka setiap pekan selalu berkumpul di Alun-alun Gresik. Hanya mereka tidak membuat jadwal secara tetap, namun fluktuatif. Tempat lain untuk berkumpul di Pantai Delegan, Kecamatan Panceng.

"Biasanya kalau hasrat seks kami cukup kuat, kami kontak-kontak. Terus pingin bertemu. Karena beda dengan Surabaya ada lokasi khusus (Jalan Pataya, red) maupun di café-café, namun Gresik lokasi favorit kami di Alun-alun Gresik," aku Mamad yang juga mempunyai salon di salah satu perumahan Gresik.

Ada dua sikap pada kaum gay. Yaitu, gay total dan gay semi. Gay total, mereka benar-benar tidak mau berhubungan dengan wanita, sedangkan yang gay semi mereka masih berkeinginan berhubungan dengan perempuan. Dari 400 anggota GAYa Nusantara Gresik, hampir 70 persennya adalah berkeluarga.(Ashadi Iksan /Koran SI/hri)



Jumat, 22 Oktober 2010

Kebakaran Tangerang, 1 Orang Dinyatakan Hilang



 
TANGERANG - Satu karyawan gudang kimia dilaporkan hilang menyusul kebakaran yang terjadi di kompleks pergudangan Mutiara Permai, Kosambi, Tangerang, sore ini.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, awalnya beberapa karyawan gudang hendak menyelamatkan barang setelah terjadi ledakan disertai munculnya api. Namun karena bahan di gudang mudah terbakar, sejauh ini ada satu orang yang belum diketahui keberadaannya.

Namun pihak gudang kimia masih belum menyatakan identitas karyawan yang masih hilang tersebut.

Setidaknya ada 10 gudang yang terbakar, di antaranya gudang kimia, kayu, serta ban dalam. Api hingga Jumat (22/10/2010) pukul 17.15 WIB semakin melebar dan membesar. Asap juga semakin mengepul ke udara.

Setidaknya 20 unit pemadam kebakaran dari Sudin Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang masih berupaya memadamkan api. Petugas terhambat warga yang ingin menyaksikan lebih dekat lokasi kebakaran 




Bandara Soetta: Asap Kebakaran Tak Ganggu Penerbangan

 
JAKARTA - Peristiwa kebakaran gudang pabrik kimia di Dadap, Tangerang, tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Humas Angkasa Pura II Andang Santosa, mengatakan jalur landasan penerbangan sama sekali tidak terganggu asap kebakaran, karena asap membumbung tinggi.

"Sama sekali tidak tergangu. Asapnya meninggi bukan mengembang seperti kebakaran gambut," katanya ketika di hubungi Okezone, Jumat (22/10/2010)

Andang mengatakan jadwal penerbangan tidak ada yang dialihkan ataupun dibatalkan. Karena asap tidak mengganggu rencana pesawat untuk terbang maupun mendarat. Jarak lokasi kebakaran dengan bandara sejauh 1-2 Km.

"Landing normal. Asap tidak menutup pesawat," katanya.

Sebelumnya diberitakan api melalap gudang yang berisi bahan kimia, kayu, dan ban kendaraan. Api juga melalap rumah di Kompleks Pergudangan Mutiara Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang



Sabtu, 16 Oktober 2010

Heboh Manusia Bisa Terbang Asal Belanda !



Bisa melayang atau membuat hal-hal aneh di luar akal manusia, sebenarnya sudah biasa dalam sebuah pertunjukkan sulap. Namun seorang ilusionis asal Belanda membuatnya jadi berbeda karena dia menggelar pertunjukkannya di lokasi- lokasi publik yang tentunya mengundang kerumunan massa. Yang menggemparkan Ramana begitu nama beken ilusionis asal Belanda ini, membuktikan bahwa dia bisa melayang alias tidak menginjak bumi. 
Di hadapan kerumunan orang, Ramana yang punya nama asli Wouter Bijdendijk, 'terbang' hingga 10 meter dari permukaan tanah, satu satunya penyangga adalah sebilah tongkat yang dipegangnya. Dia juga mampu membaca pikiran orang, dan melakukan hal lain yg mencengangkan.
Awalnya Ramana tidak dikenal publik negerinya sebagai 'tukang sihir'. Ia justru populer di India tempatnya berguru setelah dengan menakjubkan ia terbang di depan istana Kanakakunnu. Kerap tampil melayang di tempat-tempat publik membuat Ramana dikenal sebagai illusionist jalanan, aksinya yang tanpa basa-basi, panitia-paniaan resmi, membuat pertunjukan jalanan Ramana sangat ditunggu warga India.
Kini lelaki ganteng ini juga terkenal di negerinya. Beberapa kali ia mendapat undangan untuk tampil di depan Ratu Beatrix. Sosok illusionist muda ini begitu disegani di India hingga ia dianugerahi Golden Cloth Award, sebuah penghargaan tertinggi yang pernah diberikan kepada orang Barat.



Kamis, 14 Oktober 2010

Orang Turki Menjadi Manusia Raksasa di Dunia



Sultan Kosen dengan tinggi 246,5 cm masuk dalam Guinness World Records  sebagai orang tertinggi di dunia, ia pertama meninggalkan Turki ke luar negeri bertamasya.  Ketik dia berdiri menghadap Sungai Thames agar orang bisa mengambil fotonya, sosok tubuh yang  tinggi menutupi Tower Bridge London.
Menurut laporan Central News Agency,  bahwa Kosen yang berumur 26 tahun masih bekerja di perkebunan, karena terlalu tinggi tidak dapat menyelesaikan studinya, kadang
-kadang dia masih ke sawah bekerja menambah pendapatan keluarga. Penduduk setempat menggunakan keuntungan ketinggiannya untuk  membantunya mengganti bola lampu dan menggantung tirai.

Dia mengatakan, dia berharap status selebriti barunya  memungkinkan dia "untuk pergi ke luar negeri  melihat dunia, berharap memiliki sebuah mobil yang mampu menampung." Dia menambahkan: "Keinginan terbesar saya adalah untuk menikah dan punya anak, sedang berusaha mencari pacar."


Kosen mengalahkan Xi Shun manusia raksasa China tertinggi sebelumnya dengan ketinggian  236 cm dan  menjadi orang tertinggi di dunia. Dia juga memiliki tangan dan kaki terbesar di dunia, masing-masing adalah 27,5 cm dan 36,5 cm.


Tangannya yang besar membuat orang yang  penasaran menjadi seperti seorang anak kecil,  di jalan-jalan kota London sangat menarik perhatian orang, sementara media harus menarik mikrofon setinggi mungkin baru bisa mencapai kepalanya.
 
Sebelum Kosen disebutkan sebagai orang tertinggi di dunia kandidat yang lain sebagai orang tertinggi di dunia, Stadnik dari Ukraina karena menolak  diukur ketinggiannya hingga didiskualifikasi.(Erabaru/lim)



Rabu, 13 Oktober 2010

Wow..Ada Ikan Mas Tembus Pandang

Para peneliti Jepang memang tidak pernah habis akan ide-ide brilian. Setelah sebelumnya mengembangbiakkan katak transparan, kini peneliti Jepang berhasil mengembangbiakkan ikan mas tembus



Aneh tapi Nyata: Hujan Ikan di Australia

Sepanjang akhir pekan lalu, penduduk suatu kota kecil di wilayah tandus Australia bagian utara mengalami berkah yang jarang terjadi. Kota mereka dilanda hujan ikan.
Laman harian The Telegraph mengungkapkan, dalam dua hari berturut-turut Kota Lajamanu di negara bagian Northern Territory kejatuhan banyak ekor ikan. Bersama dengan air hujan, ikan-ikan itu muncul begitu saja dari langit.
Sebagian besar ikan masih dalam keadaan hidup.  Hujan ikan itu baru berhenti Senin, 1 Maret 2010.
Para pakar cuaca di Australia yakin bahwa ikan spangled perch, salah satu jenis ikan air tawar di Australia, tampaknya terhisap ke dalam badai. Mereka lalu dibawa angin kencang sebelum akhirnya berguguran di Lajamanu, kota yang jumlah penduduknya hanya 669 orang.
“Badai membawa ikan-ikan itu naik hingga ketinggian 40 ribu hingga 50 ribu kaki di udara,” kata seorang pakar senior di Biro Meteorologi Australia, Mark Kersemakers. “Saat mereka ikut dalam ‘sistem’ badai, mereka membeku. Setelah beberapa waktu, mereka bebas dari badai,” lanjut Kersemakers.
Ini merupakan kali ketiga dalam kurun waktu lebih dari 30 tahun di mana Lajamanu dilanda hujan ikan. Peristiwa serupa terjadi pada 1974 dan 2004.
“Biasanya, ikan ada di dalam air. Sekarang ikan-ikan itu jatuh dari langit. Bagaimana kalau sesuatu yang lebih besar jatuh dari langit?” kata Joe Ashley, warga berusia 55 tahun. “Bisa saja besok-besok ada buaya yang akan jatuh dari langit,” lanjut Ashley.



Manusia Tertua di Dunia Ternyata Berusia 256 Tahun

Ini adalah sebuah berita yang pernah disiarkan oleh Majalah Time. Seorang warga China tepatnya di provinsi szechwan bernama Li Ching-yun adalah manusia terlama hidup yang pernah dicatat sepanjang sejarah.
Menurut berita yang disiarkan oleh Majalah Time, Li Ching-yun meninggal pada usia 256 tahun. Ketika ditanya apa rahasia umur panjang, maka Li Ching-yun mempunyai beberapa resep, yaitu:


- Mengutamakan Mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan (Sayur-Mayur)
- Meminum Sake Secukupnya
- Biarkan hati tetap tenang
- Duduk seperti kura-kura
- Sigap Berjalan Seperti Punai, dan
- Tidur seperti anjing


Li Ching-yun selama masa hidup memiliki 23 orang istri, dengan jumlah anak 60 orang. Ching-yun meninggal setelah memiliki keturunan pada generasi ke-12


Untuk melihat sumber asli dalam bahasa inggris dari tulisan ini silahkan klik disini



Tanda-Tanda Jakarta Tenggelam Sudah Bermunculan

Selasa, 5 Oktober 2010 - 12:06 wib 
JAKARTA - Sejumlah kalangan memprediksi Jakarta akan tenggelam, meski soal waktu mereka masih berbeda pendapat. Hal ini dikarenakan aktivitas air kerap menggenangi wilayah Jakarta.
Tak hanya pada musim penghujan, di musim kemarau pun banjir kerap menggenangi wilayah Ibu Kota.

Sedikit menoleh ke belakang, hampir setiap lima tahun, hampir seluruh kawasan Jakarta tergenang banjir. Tak tanggung-tanggung, di beberapa wilayah tinggi air banjir nyaris menutupi atap rumah. Tengok saja seperti yang terjadi di Jatinegara, Kampung Pulo, Penjaringan, dan sebagainya.

Seperti tidak belajar dari pengalaman, banjir Jakarta semakin menggila jika hujan tiba. Bahkan, frekuensinya pun lebih dahsyat dari sebelumnya. Masih teringat di benak kita jika Istana Negara sempat menjadi korban banjir lima tahunan. Selain itu, sejumlah ruas protokol pun ikut tergenang dan tak bisa dilalui pengendara sepeda motor atau pun mobil.

Selain banjir tahunan, masyarakat pesisir Jakarta juga kerap disibukkan dengan air rob. Tak ada hujan dan tak ada petir, rob bisa datang kapan saja, di saat gelombang air laut sedang meninggi.

Masyarakat di pesisir Jakarta seperti Tanjung Priok dan Muara Angke seakan sudah terbiasa dengan situasi semacam ini. Mereka pun tetap menjalankan aktivitas seperti biasa kendati rumah atau tempat kerjanya tergenang air.

Ironisnya, hingga saat ini belum ada langkah kongkret yang dilakukan pemerintah. Dari tahun ke tahun, masyarakat pesisir dan masyarakat yang tinggal di bantaran kali tidak merasakan perubahan yang lebih baik. Hanya banjir dan banjir.

Pemerintah pun tak tinggal diam. Untuk mengantisipasi hal ini pemerintah mendirikan proyek Banjir Kanal Timur (BKT). Namun entah mengapa, proyek yang sempat kontroversi di masyarakat ini tidak kunjung terealisasi.

Terakhir, bukti bahwa kondisi Jakarta bermasalah adalah longsornya jalan raya di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Pengamat menilai, kejadian tersebut dikarenakan telah terjadi abrasi.

Peneliti dari Indonesia Water Institut (IWI) Firdaus Ali mengatakan, untuk mendapatkan tanah keras di Jakarta harus di kedalaman 25 sampai 40 meter. Jadi, lanjut dia, saat ini mayoritas masyarakat Jakarta berada di atas permukaan lumpur.

“Semakin lama akan menjadi penurunan dan itu sangat berbahaya. Penyebab lainnya adalah beban bangunan di Jakarta saat ini terlalu besar,” ujar Firdaus, kepada okezone, beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, gerakan tektonik sangat berpengaruh pada kondisi tanah Jakarta. Kendati skala gerakan terbilang kecil, namun hal tersebut cukup berpengaruh kepada pergeseran tanah di Jakarta sebesar 87 persen.

“Faktor yang terpenting adalah penggunaan air tanah yang berlebihan. Hal ini memberikan pengaruh sebesar 17 persen. Pengaruhnya memang kecil, tapi jika tidak segera ditanggulangi akan berakibat besar. Persoalan ini sering dikesampingkan,” tandas akademisi Universitas Indonesia ini.

Firdaus mengulas, Mexico City dan Bangkok juga pernah mengalami masalah seperti ini. Namun, mereka langsung tanggap dan langsung diatasi. Kala itu, Mexico City butuh waktu 40 tahun untuk mengalihkan penggunaan air bawah tanah ke air permukaan.

”Saat ini kondisi paling rawan memang Jakarta Utara. Di sana jika ingin membuat bangunan tiang pancangnya paling tidak harus sampai 40 meter. Selain itu, Jakarta Pusat juga rawan. Ini dikarenakan penggunaan air bawah tanah yang berlebihan,” pungkasnya.