Tommy Datam. S.kom

Selamat datang, selamat menikmati, Kami akan memberikan Informasi yang terpercaya dan tepat akuran, sehingga dapat memberikan manfaat bagi setiap orang yang membacanya.

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dalam hidup anda buatlah diri anda berharga bagi orang lain, kekayaan seseorang bukan di nilai dari harta yang dia miliki di dunia, tapi kekayaan seseorang dilihat dari seberapa besar berharganya diri kita untuk orang lain.

Selamat datang di blog ini, silakan menikmati informasi yang kami sajikan untuk anda silakan Klik Iklan di bawah ini
readbud - get paid to read and rate articles
Berita Terhangat ada disini
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Oktober 2010

Sony Ericsson Diselamatkan Android

Kompas 19 Oktober 

STOCKHOLM, KOMPAS.com — Sony Ericsson Mobile Communications AB mampu membukukan kinerja mengesankan pada kuartal ketiga tahun ini. Pada periode tersebut, perusahaan perangkat telepon seluler milik Sony Corp dan Ericsson AB ini mencatat laba bersih sebesar 49 juta euro atau setara 68,8 juta dollar AS.
Pencapaian ini sangat kontras dengan kerugian yang diderita Sony Ericsson pada periode sama tahun sebelumnya sebesar 164 juta euro. "Secara keseluruhan, kinerja kami pada kuartal ketiga 2010 stabil," kata Bert Nordberg, Chief Executive Officer Sony Ericsson, Sabtu (16/10/2010).
Menurut dia, pencapaian laba bersih perusahaannya pada kuartal ketiga tahun ini ditopang oleh booming permintaan smartphone berbasis Android besutan Google Inc. "Saat ini, sekitar 50 persen penjualan Sony Ericsson berasal dari handset smartphone berbasis Android," imbuh Nordberg.
Namun, penjualan Sony Ericsson pada sepanjang periode yang berakhir 30 September 2010 hanya 1,6 miliar euro atau lebih rendah daripada perkiraan analis sebesar 1,8 miliar euro. Di sisi lain, pengiriman handset Sony Ericsson selama Juli-September 2010 hanya 10,4 juta unit. Jumlah tersebut di bawah proyeksi analis yang berkisar 10,5 juta hingga 13,9 juta unit. (KONTAN/Fahriyadi)



Pekan Depan, Samsung Galaxy Tab Banting Harga

Kompas, Rabu 20 Oktober

JAKARTA, KOMPAS.com — Tidak lama lagi, pada 30 Oktober 2010,  PT Samsung Electronics Indonesia akan meluncurkan tablet PC pertamanya, Samsung Galaxy Tab. Harganya Rp 6.999.000. Namun, khusus pada hari peluncuran, tablet berbasis sistem operasi Android 2.2 itu akan dijual dengan harga diskon menjadi Rp 5.999.000.
Eka Anwar selaku Head of Marketing HHP Division PT Samsung Electronics Indonesia mengatakan, harga resmi produk tersebut adalah Rp 6.999.000. Harga ini sudah termasuk bundel langganan unlimited broadband internet dari Indosat yang sudah didiskon separuh harga selama enam bulan.
"Khusus waktu launching pada 30 Oktober di Plaza Senayan nanti, kami akan memberikan diskon sebesar Rp 1 juta menjadi Rp 5,99 juta setiap unit," kata Eka dalam perkenalan Samsung Galaxy Tab di Jakarta, Selasa (19/10/2010).
Pada peluncuran tersebut, akan diperkenalkan pula beragam konten media lokal yang dapat dinikmati langsung dari layar Galaxy Tab. Kelompok media Kompas Gramedia termasuk salah satu penyedia konten media tersebut dan akan menyediakan enam surat kabar, 25 majalah, dan 500 buku yang dapat diunduh melalui perangkat digital tersebut.



Genjot Smartphone, HP Pamer Palm Pre 2

Kompas, Rabu 20 Oktober
SAN FRANSISCO, KOMPAS.com - Hewlett Packard (HP) untuk pertama kalinya pamer smartphone barunya sejak membeli Palm awal tahun ini. Palm Pre 2 yang diumumkan, Selasa (19/10/2010), akan menggunakan sistem operasi webOS 2.0, versi terbaru platform smartphone bikinan Palm yang juga diumumkan hari ini.
"Kami telah membuat banyak sekali peningkatan sejak platform ini diluncurkan, dan sekarang kami mengambil langkah jauh ke depan dengan fitur-fitur baru yang lebih hebat agar banyak hal dapat dilakukan dengan perangkat webOS Anda," kata Jon Rubinstein, General Manager Palm, yang kini menjadi unit bisnis HP, dalam pernyataannya.
Palm Pre 2 merupakan smartphone pertama yang akan keluar ke pasar menggunakan webOS 2,0. Perancis akan menjadi negara pertama yang disambangi perangkat berlayar sentuh tersebut mulai Jumat (22/10/2010), kemudian menyusul di AS dan Kanada beberapa bulan ke depan.
Perangkat ini telah dilengkapi prosesor 1 GHz, kamera 5 megapixel, lapisan kaca antigores di layarnya, dan kombinasi antara navigasi layar sentuh dan keypad QWERTY. Palm Pre tersedia dalam versi CDMA maupun GSM/UMTS.
Palm Pre 2 merupakan smartphone pertama HP untuk masuk kembali ke pasar yang tengah melonjak ini. Palm pertama kali merilis perangkat dengan webOS pada 2009, namun gagal bersaing dana menurut data Gartner hanya merebut 1,2 persen pangsa pasar smartphone tahun lalu.
Belakangan HP mengakusisi Palm untuk memperkuat portofolio mobile devices. Dengan bertambahnya Palm Pre 2, kini HP telah memiliki tiga portofolio smartphone karena sebelumnya Palm sudah merilis Palm Pre dan Palm Pixi. Rencananya, HP juga akan menggunakan webOS sebagai platform tablet komputernya mulai tahun depan.
Spesifikasi Palm Pre 2: Prosesor: 1 GHz Sistem operasi: webOS 2.0 Memori: internal 16GB Kamera: 5 MP dengan LED flash, geotagging, dan rekam video Koneksi: Wi-Fi 802.11b/g, Bluetooth, Wi-Fi tethering, USB 2.0 Layar: HVGA 3,1 inci multitouch dengan warna 24-bit, resolusi 320x480 Email: Microsoft Exchange dengan Microsoft Direct Push Technology, POP3/IMAP (Yahoo! Mail, Gmail, AOL, Hotmail) GPS Sensor: Accelerometer, ambient light, dan proximity Baterai: 5 jam waktu bicara dan 350 jam standby Headphone: jack 3.5 mm stereo Model: Slide dengan keyboard QWERTY Ukuran: 59,6 x100,7 mm x 16,9 mm Berat: 145 gram Warna: Hitam



Nih, Bocoran Android 3.0 Aka Gingerbread

Kompas, Rabu 20 Oktober
JAKARTA, KOMPAS.com - Android 3.0 alias Gingerbread sudah menjadi bahan perbincangan di internet saat Google merilis Android 2.2 aka Froyo pertengahan tahun ini. Kabar terakhir, versi terbaru platform open source untuk smartphone ini akan dirilis dalam beberapa minggu ke depan sebelum akhir tahun ini.
Gingerbread disebut-sebut mengusung fitur-fitur baru untuk mendukung layanan lebih kaya di smartphone. Bahkan, bisa jadi versi pertama platform Android yang mendukung penuh karakteristik komputer tablet selain smartphone.
Desas-desus mengenai Android 3.0 sudah berkali-kali beredar. Namun, bocoran informasi pertama yang diklaim dari sumber valid dirilis situs teknologi Phandroid. Informasi ini mungkin memberi sedikit gambaran mengenai platform tersebut. Benar atau tidak bakal terbukti saat Gingerbread diluncurkan nantinya.
Menurut laporan tersebut yang mengutip sumber dalam, Android 3.0 akan mendukung video chat lewat kamera depan. Fitur ini akan menyaingi Facetime di iPhone 4 dan layanan web conference yang makin menjadi kebutuhan di masa depan.
Android 3.0 kemungkinan menggunakan tampilan lebih menarik mengingat mantan kepala desain webOS Palm, Martias Duarte, bergabung ke tim pengembang Android di Google sejak Mei lalu. Bahkan, kemungkinan Google akan melarang user interface yang dirancang sendiri oleh vendor handset seperti Sense UI buatan HTC, Raphael buatan Sony Ericsson, dan Motoblur dari Motorola.
Selain itu, Google kemungkinan akan mengintegrasikan berbagai layanannya dalam aplikasi terpisah sehingga pengguna lebih merasakan manfaatnya keitmbang sebagai fitur bawaan. Aplikasi yang terpisah juga mengurangi ketergantungan operator untuk selalu memberikan update kepada pengguna.
Seperti Android 2.2, Gingerbread akan menggunakan compiler Dalvik JIT untuk menghasilkan kinerja prosesor yang kencang. Namun, Gingerbread mungkin bakal boros sumber daya dengan kebutuhan spesifikasi hardware minimum prosesor 1 GHz, memori RAM 512 MB, dan layar 3,5 inci.



CEO Apple Juga Mengejek Tablet 7 Inci

Kompas, rabu, 20 Oktober

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com — Selain menyerang Android dan BlackBerry sebagai platform smartphone yang tidak akan mampu bersaing dengan iPhone OS, CEO Apple Steve Jobs juga menyinggung persaingan tablet. Ia menegaskan soal ukuran iPad yang akan bertahan di ukuran sekitar 10 inci dan mengejek tablet 7 inci.
Menurutnya, ukuran iPad saat ini merupakan ukuran minimal yang cocok untuk sebuah tablet. Jobs menolak anggapan bahwa ukuran tablet 7 inci sebagai ukuran tablet yang paling pas buat konsumen seperti digembar-gemborkan. Anggapan tersebut disebut Jobs sebagai racun yang sengaja disebar di pasaran.
"Apple telah melakukan pengujian user interface secara menyeluruh selama bertahun-tahun, dan kami sungguh paham soal ini. Ada batasan fisik agar Anda dapat menyusun komponen-komponen di layar sentuh sehingga pengguna dapat melakukan ketukan jari, kibasan, dan cubitan di layar dengan nyaman," kata Steve Jobs saat acara pengumuman laporan fiskal Apple, Senin (18/10/2010).
Menurut Jobs, 10 inci merupakan ukuran layar minimal untuk menyajikan aplikasi yang baik di perangkat tablet. Layar berukuran 7 inci terlalu kecil. Ia mengatakan, luas layar 7 inci hanya 45 persen layar 10 inci karena ukuran dihitung secara diagonal.
Jobs meyakini, setiap pengguna tablet juga pengguna smartphone. Jadi, strategi mengintegrasikan smartphone dengan tablet salah. Memang, tablet ukuran kecil dapat disimpan di saku, tetapi tidak akan nyaman saat pengguna bergerak aktif. "Tablet 7 inci serba bingung, terlalu besar untuk bersaing dengan smartphone dan terlalu kecil untuk bersaing dengan iPad," ungkap Jobs.
Alasan lain yang dikritik Apple terhadap tablet pesaingnya adalah kenekatan mereka dalam menggunakan Android. Ia mengatakan, bagaimana mungkin vendor perangkat keras memproduksi tablet dengan Android Froyo yang oleh Google sendiri tidak direkomendasikan untuk tablet sampai keluar versi berikutnya.
Jobs juga yakin, tablet-tablet pesaingnya akan kesulitan bersaing dalam harga meski ukurannya lebih kecil dan isi lebih sederhana. Hal ini karena Apple memproduksi chip sendiri, membuat perangkat lunak sendiri, ramuan baterai sendiri, dan komponen terkait lainnya untuk menghasilkan harga yang bersaing.
"Itulah beberapa alasan yang kami kira bahwa rangkaian tablet 7 inci akan mati sebelum berkembang," ujar Jobs. Ia berani bertaruh, vendor perangkat keras akan sadar dengan kesalahannya dan akan menaikkan ukuran layar perangkat tabletnya tahun depan.



Samsung Ch@t 233, Ponsel Dual-SIM Pertama

Kamis.21 Okt 2010 
VIVAnews - Tak mau kalah dengan Nokia dan ponsel-ponsel merk lokal, Samsung untuk pertama kalinya menghadirkan ponsel berteknologi dual SIM lengkap dengan keypad Qwerty.
Samsung Ch@t 322 siap diluncurkan vendor asal Korea Selatan itu mulai bulan depan. Sayangnya, Samsung Ch@t 322 tidak diluncurkan secara perdana di Indonesia, melainkan Rusia.
Sepintas ponsel Qwerty tersebut mirip dengan smartphone Qwerty yang beredar di pasar saat ini. Namun, untuk Samsung Ch@t 322, Samsung menyediakan tiga pilihan warna, termasuk hitam, putih, dan merah jambu.
Supaya tidak terlihat murahan, Samsung menyematkan Duos UX sebagai user interface (UI) Ch@t 322, yang membuat layar utama (homescreen) ponsel tersebut lebih interaktif. Pengguna dapat langsung mengakses aplikasi favorit, kontak, dan beberapa menu penting langsung dari layar utama.
Selain dilengkapi optical trackpad layaknya BlackBerry Onyx 9700, hal menarik lain yang bisa Anda temukan adalah fitur push e-mail, serta integrasi aplikasi Facebook dan Twitter.
Namun, Ch@t 233 tidak disejajarkan Samsung sebagai ponsel mewah. Ia cuma memiliki satu kamera berkemampuan 1,3MP di bagian belakang. Konektivitas datanya pun terbatas, cuma setingkat EDGE class 10 (236,8 Kbps), Bluetooth 2.1, dan tanpa Wi-Fi.
Fitur lainnya masih misteri. Kemungkinan Samsung baru akan mengumumkannya secara resmi pada November mendatang. Kabarnya, seperti dilansir GSM Arena, Rabu 20 Oktober 2010, setelah Rusia, Samsung Ch@t 233 akan menyambangi Asia Tenggara, India, China, Timur Tengah, dan Afrika. Sayang, harga ponsel anyar ini masih rahasia. Tapi, jika ditilik dari spesifikasinya, kemungkinan besar tidak lebih dari Rp3 juta.
Berikut sepintas fitur serta spesifikasi Samsung Ch@t 233:
Dimensi dan berat
Belum diketahui
Layar
TFT LCD, 256K colors
Ukuran layar
Belum diketahui
Memori
Belum diketahui (RAM)
Belum diketahui (internal)
microSD
Konektivitas
EDGE Class 10 (236,8 kbps)
Bluetooth v2.1
microUSB v2.0
Kamera
1,3 MP, 1280 x 1024 piksel
Video
Belum diketahui
OS
Belum diketahui
Browser
WAP 2.0/xHTML/HTML
Radio
Belum diketahui
GPS
Tidak ada
Fitur
Java MIDP 2.1
SNS integration
Dual SIM (dual standby)
MP3/eAAC+ player
MP4/H.264 player
Organizer
Voice memo
Predictive text input
Baterai
Li-ion





Steve Jobs Serang Android dan BlackBerry

Kompas-Rabu 20 oktober

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com — Sikap agresif Steve Jobs kembali dipertunjukkan ke publik untuk menyerang lawan-lawan bisnisnya. Setelah perseteruan dengan Adobe soal Flash, kali ini CEO Apple giliran menyerang Android dan BlackBerry, dua platform smartphone pesaing ketat iPhone OS (iOS).
Kemunculan Steve Jobs, Senin (18/10/2010), di tengah konferensi pers pencapaian Apple di kuartal terakhir memang tidak biasa. Sebelumnya, Jobs tidak pernah hadir dalam acara laporan finansial rutin semacam itu. Rupanya, Jobs memanfaatkan momen keberhasilan Apple meraih pendapatan 20 miliar dollar AS dalam satu kuartal sebagai bahan serangan.
Steve Jobs mengatakan, Apple berhasil menjual 14,1 juta iPhone dalam tiga bulan terakhir atau naik 91 persen daripada periode yang sama tahun lalu dan jauh di atas pertumbuhan smartphone dunia yang diperkirakan IDC sekitar 64 persen. Sementara Research In Motion (RIM), dalam periode yang sama berhasil menjual 12,1 juta unit BlackBerry.
"Sekarang kami telah melampaui RIM. Dan saya tidak melihat mereka dapat menyusul kami di masa depan," ujar Steve Jobs didampingi CFO Apple Peter Openheimer. Menurutnya, RIM tertatih-tatih dan harus susah payah untuk menjadi perusahaan platform software untuk mengajak pengembang bekerja sama mengingat iOS saat ini sudah didukung 300.000 aplikasi, sedangkan BlackBerry baru ribuan.
Jobs juga membandingkan iPhone dengan Android. Mengutip CEO Google Eric Schmidt, Jobs mengatakan, Android terjual 200.000 unit setiap hari dan telah didukung 90.000 aplikasi. Sementara Apple menjual 275.000 iOS (iPhone, iPad, dan iPod Touch) setiap hari dan didukung 300.000 aplikasi.
"Gartner melaporkan bahwa 10 juta ponsel Android dikapalkan di kuartal Juni, dan kita lihat saja siapa yang menang, iPhone atau Android di kuartal ini," ujar Jobs.
Dalam kesempatan tersebut, Steve Jobs juga membandingkan paradigma platform terbuka dan tertutup yang dijadikan senjata bagai pendukung Android untuk menyerang iPhone. Jobs mengatakan, Android sebagai platform yang terpecah-pecah dan membingungkan para pengembang ataupun konsumen karena setiap vendor bebas mengembangkan model bisnisnya sendiri. Berbeda dengan iOS yang terintegrasi dan memudahkan bagi pengembang ataupun konsumen.



Raja Game Beli Angry Birds

TEMPO Interaktif, New York - Terpesona dengan penjualan permainan Angry Birds yang fantastis di iPhone, Electronic Arts (EA) tertarik untuk membeli penerbit permainan itu, Chillingo.
Saat ini game yang dibanderol dengan harga 99 sen itu sudah diunduh lebih dari tujuh juta kali dan menjadi permainan terpopuler kedua di iPhone. Sayangnya, EA tidak serta merta mendapatkan seluruh hak kepemilikan game Angry Birds karena hak tersebut masih dipegang pengembangnya, Rovio Mobile.
Menurut orang yang mengetahui perihal jual beli itu, EA membayar US$ 20 juta atau sekitar Rp 180 miliar ke Chillingo, perusahaan yang berbasis di Inggris. Namun juru bicara EA Holly Rockwood mengatakan nilai pembelian game tersebut tidak sebesar itu. "Pastinya di bawah US $ 20 juta," kata Rockwood.
Dengan akuisisi tersebut, dia melanjutkan, EA Mobile akan meningkatkan potensi pasar di ranah platform Apple dan menjadi penerbit hiburan nirkabel terkemuka di dunia.
Selain tersedia di iPhone, game Angry Birds juga ada di ponsel Android. Game lainnya yang juga mendapat sambutan hangat dari pemilik ponsel Android dan iPhone adalah game puzzle "Cut the Rope".
AP|Rini K



Situs Porno Ditawar Rp 117 miliar

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.



Telkomvision Luncurkan Paket Prabayar


TEMPO Interaktif, Jakarta - Konsumen kini bisa menikmati tayangan televisi berbayar dengan sistem prabayar layaknya pulsa ponsel. Adalah PT Indonusa Telemedia (Telkomvision), penyedia layanan Yes TV yang meluncurkan program prabayar ini.
Konsumen Yes TV kini bisa membeli voucer pra bayar mulai Rp 50 ribu. Para calon pelanggan juga bisa memilih sisem prabayar dengan harga Rp 880 ribu, berikut pembelian decoder dan parabola.
Direktur Utama Telkomvision, Elvizar mengatakan strategi ini meniru sistem prabayar pada ponsel. "Di telepon seluler, sebagian besar pelanggan juga prabayar. Ini kami tiru," ujarnya dalam peluncuran Yes TV New Prepaid Package di Kafe Pisa, hari ini, Kamis (21/10).
Dengan layanan baru ini, Telkomvision menargetkan 200 ribu pelanggan baru hingga tahun depan. Saat ini Telkomvision memiliki 300 ribuan pelanggan di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan beberapa kota lain.
Direktur Sales & Marketing Telkomvision, Gatot B Haryono mengatakan mereka yang sudah memiliki decoder cukup membayar Rp 588 ribu saja, sudah mendapat paket gratis satu bulan. "Pelanggan dapat menikmati siaran televisi lokal dan mancanegara dengan 40 channel," kata Gatot.
Selain lebih murah, sistem voucer ini bisa diganti tiap bulan sesuai kebutuhan. Tak menutup kemungkinan pihaknya juga akan mengeluarkan voucer yang lebih murah mulai Rp 25 ribu, mulai tahun depan. Tapi voucer murah ini akan dibatasi. "Mungkin masa berlaku atau channelnya dikurangi,” ujar Gatot.
Perusahaan ini menargetkan akan menambah area jangkauan Yes TV. Jika saat ini baru 10 provinsi, akan dikembangkan ke 20 provinsi hingga akhir tahun ini dan 30 provinsi pada tahun depan.
DIAN YULIASTUTI



Rabu, 13 Oktober 2010

Google Ciptakan Mobil Pengendali Otomatis

Desliana Carolina

12/10/2010 07:07
Liputan6.com, New York: Google menciptakan teknologi yang memungkinkan mobil untuk beroperasi tanpa pengemudi. Perusahaan tersebut telah mengumumkan misi rahasia yang telah mereka kerjakan selama ini, ahad (10/10).
Teknologi yang menggunakan alat pemindai lingkungan ini diciptakan untuk untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas yang merenggut 1,2 juta jiwa tiap tahunnya. Teknologi ini juga dilengkapi dengan sistem pemetaan Street View yang memungkinkan pengendaranya bepergian tanpa harus takut kehilangan arah. "Mobil otomatis kami menggunakan kamera video, sensor radar , berbagai pemindai laser, dan peta yang akan mendukung kelancaran berkendara pebgemudinya." Kata Sebastian Thrun, Pimpinan Penelitian Google di New York.

Teknologi ini telah diuji cobakan pada mobil Toyota Prius dan Audi TT dengan jarak tempuh 140 ribu mil atau setara dengan 224 ribu kilometer. Setelah berhasilnya uji coba tersebut, kabarnya Google akan siap memproduksi masal produknya tersebut beberapa tahun mendatang. (Telegraph/ARI)